Cara Merawat Payudara yang Benar Setelah Melahirkan dan Menyusui

Penulis Lutfiatul Jannah 09/01/2015 1 Komentar

Cara Merawat Payudara yang Benar Selama dan Setelah Kehamilan

Payudara merupakan bagian tubuh yang pertama kali akan memberikan tanda bahwa kamu sedang hamil. Sering kali perubahan payudara terjadi pada saat kamu terlambat datang bulan atau kamu sudah memasuki usia kehamilan bulan pertama. Sering kali saat kita hamil payudara dapat berubah dari bentuk sebelumnya yang terkadang membuat kita tidak nyaman dengan bentuk payudara tersebut. Anda tidak perlu khawatir, healtybeautycare.net akan membagikan tips bagaimana cara merawat payudara yang benar saat dan setelah hamil.

 

Pada masa kehamilan biasanya kita merasakan payudara menjadi lebih lembut, terasa geli atau membesar. Hal tersebut dapat dikatakan wajar karena apa yang terjadi pada payudara kita tersebut dipengaruhi oleh hormon yang ada pada tubuh kita dan bersifat normal yang penting bagaimana cara anda merawat payudara pada masa kehamilan.

 

Selama masa kehamilan, payudara anda akan menyiapkan nutrisi untuk kebutuhan calon bayi kita yaitu ASI, sehingga perubahan tersebut biasanya menjadi pertanda masa kehamilan Anda. Perubahan yang disebabkan oleh hormon estrogen, progesteron dan prolaktin yaitu hormon yang memicu produksi ASI yang mana terjadi peningkatan hormon tersebut secara mendadak sehingga membuat kita menjadi tidak nyaman seperti merasakan kesemutan, nyeri pada puting dan lain sebagainya.

 

Bagaimana bentuk fisik payudara yang berubah pada masa kehamilan?

1. Ukuran payudara, Ukuran payudara bagi setiap wanita tidaklah sama. Ada yang bertambah besar dan juga ada yang tidak terdapat perubahan sama sekali pada payudaranya.

2. Warna, Warna puting pada wanita yang sedang hamil biasanya akan berubah menjadi lebih gelap. Hal tersebut disebabkan oleh suply darah pada pembuluh darah ke puting meningkat karena proses persiapan produksi ASI di payudara Anda.

3. Keluarnya ASI, Pada usia kandungan 16 Minggu biasanya payudara akan mengeluarkan ASI. Hal tersebut menandakan bahwa payudara Anda telah siap untuk menghasilkan ASI bagi buah hati. ASI yang keluar pertama kali disebut juga  kolostrum yang sangat bermanfaat untuk antibodi anak Anda. Sehingga banyak pakar yang menyarankan untuk tidak membuangnya karena sangat penting bagi buah hati kita.

 

Perubahan pada payudara tersebut apakah dapat kembali normal??

Tentunya ini adalah pertanyaan besar bagi bunda bagaimana cara merawat payudara saat hamil atau setelah melahirkan agar kembali seperti bentuk semula. Sarah Ilfill salah seorang bidan di Babyworld mengatakan bahwa “Bentuk payudara akan kembali normal meskipun tidak sama persis seperti bentuk semula, Namun bagi sebagian wanita yang beruntung hal tersebut (bentuk payudara kembali normal) tidaklah sulit untuk mereka dapatkan asalkan mereka tahu bagaimana cara merawat payudara saat hamil”.

 

Pada saat menyusui, payudara bunda akan mengalami perubahan bentuk setiap harinya namun tergantung bagaimana buah hati kita menyusui . Menurut Dr. Gill James “Salah satu cara merawat payudara setelah proses penyapihan (pemberian ASI) selesai maka payudara Anda akan mulai kembali kebentuk semula dalam beberapa bulan tentunya dengan cara merawat payudara yang benar”.

 

Perubahan payudara pada masa kehamilan sebenarnya dipengaruhi oleh jaringan pada payudara Anda yang membentuk mengembang seperti botol susu agar buah hati kita bisa dengan mudah mendapatkan ASI Esklusif selama masa pertumbuhan. Suatu penelitian yang dilakukan pada tahun 2007 menegaskan bahwa cara merawat payudara yang kendur akibat menyusui merupakan kisah lama yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Sering kali wanita mengeluhkan bentuk payudara mereka yang kendur, tidak montok dan tidak enak dilihat disebabkan karena ASI. Menurut informasi dari Dr Brian Rinker menyatakan bahwa menyusui tidak memiliki efek buruk bagi payudara. Perubahan payudara tersebut biasanya terjadi karena pada masa kehamilan, bunda tidak merawat payudara dengan baik. Oleh sebab itu marilah kita simak beberapa tips merawat payudara dari Dr. Brian Rinker.

 

Pada masa kehamilan 6 hingga 8 bulan, gunakanlah bra yang baik untuk merawat payudara saat hamil serta menopang payudara Anda. Karena biasanya payudara akan bertambah seberat 1½lbs selama masa kehamilan yang disebabkan oleh tekanan ekstra pada ligamen non-elastis. Sehingga dengan dukungan penyokong / bra yang baik, payudara Anda bisa tetap dalam kondisi prima dan tidak kendur. Namun apabila Anda tidak menggunakan bra yang baik untuk menyokong payudara, maka dapat menyebabkan kendur secara permanent.

 

Cara merawat payudara pada masa kehamilan

Memperbanyak konsumsi vitamin C, Biasanya pada masa kehamilan kulit puting akan menjadi kering dan gatal sehingga untuk mengatasi masalah tersebut sebaiknya bunda juga mengkonsumsi sayuran dan buah yang mengandung vitamin C yang tinggi untuk merawat payudara saat hamil. Selain itu perbanyak konsumsi sayuran dan setidaknya minum air minimal 3 liter setiap hari untuk mengurangi dapak kulit puting yang kering dan gatal. Namun apabila rasa gatal tersebut tidak hilang atau sulit dicegah, bunda juga bisa menggunakan cream herbal khusus payudara disini http://healtybeautycare.net/pembesar-payudara-herbal-mumtaza. Dengan menggunakan bahan yang alami, bunda akan merasa lebih nyaman dan tidak merasakan iritasi pada kulit payudara.

 

Gunakan bantalan khusus untuk menyerap kebocoran kolostrum. Kolostrum biasanya akan keluar / bocor pada puting saat kandungan 16 minggu sebagai tanda bahwa payudara bunda sudah siap memproduksi makanan bagi buah hati. Namun sering kali bunda tidak sadar sehingga cairan kolostrum tersebut menembus pakaian bunda, terlebih lagi jika bunda sedang bekerja atau beraktifitas. Apabila kebocoran kolostrum tadi dengan jumlah yang besar, maka dapat membuat puting menjadi basah, lembab dan gatal oleh sebab itu ada baiknya bunda menggunakan bantalan khusus untuk meyerap cairan kolostrum tersebut.

 

Cara merawat payudara yang benar saat menyusui

Meskipun payudara tidak mengalami perubahan yang besar, namun bunda juga tetap membutuhkan bra yang bagus pada masa menyusui. Hal tersebut disebabkan kandungan susu pada payudara dapat memberikan beban bagi payudara sehingga payudara dapat turun dan kendur. Gunakan bra yang cocok dan tepat untuk menopang payudara bunda hingga minimal 36 minggu agar payudara tidak berubah secara signifikan pada saat menyusui. Pada saat bunda tidur bisa menggunakan jenis bra yang ringan agar payudara dapat bernafas dengan baik. Bagi bunda yang mengalami pembesaran payudara disarankan untuk menggunakan bra selama 24 jam dengan mengganti bra agar tidak menyebabkan timbulnya bakteri pada bra dan mengganti dengan bra yang lebih ringan pada malam hari atau saat tidur.

 

Puting yang sakit pada saat menyusui banyak sekali dirasakan oleh bunda yang baru menyusui, hal tersebut bisa saja disebabkan dengan kesalahan pada posisi menyusui. Bunda bisa menanyakannya kepada bidan atau dokter bagaimana cara menyusui yang benar. Pada saat menyusui pastikan bahwa bunda tidak salah menempelkan puting sehingga dapat menyebabkan rasa sakit pada puting. Ada banyak cream payudara yang dapat merawat payudara serta menghilangkan rasa sakit pada puting, namun alangkah baiknya apabila bunda melakukan konsultasi ke bidan atau dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli cream penghilang sakit pada payudara.

 

Mastitis atau kondisi pembengkakan payudara yang terjadi pada saat payudara menghasilkan ASI berlebih sehingga menyebabkan penumpukan susu pada payudara. Selain itu Mastitis juga bisa disebabkan karena bayi mau menyusui. Namun dokter ahli menyusui Dr. Gill James menyarankan hal berikut :

Setelah bunda selesai makan, periksa payudara dan pijat payudara dari pangkal kearah puting.

  1. Jaga agar payudara tetap hangat sehingga mempermudah aliran susu dengan menggunakan lap yang telah dibasahi dengan air hangat
  2. Setelah bunda menyusui, pastikan payudara telah kosong dan siap berproduksi kembali hal ini juga untuk membantu bunda untuk terhindar dari susu yang mengental didalam payudara
  3. Bunda bisa menggunakan pompa payudara untuk menyedot sisa ASI yang masih tersisa untuk dijadikan stock ASI dan simpang lemari es agar tetap terjaga kesegarannya.

 

Jaringan payudara tidak memiliki otot sehingga sangat elastis sehingga tidak dapat kembali normal secara alami dan diperlukan cream yang dapat membantu agar payudara dapat kembali kencang seperti sediakala. Beberapa cream pengencang payudara digunakan sebagai cara merawat payudara agar kencang yang mengandung elastin atau kolagen, protein struktural tubuh sehingga dapat membantu mengencangkan dan mengangkat payudara bunda. Namun diperlukan juga olah raga yang teratur untuk mengembalikan payudara menjadi seperti sedia kala.

 

Selain menggunakan cream pembesar payudara bunda juga bisa menggunakan metode pijat adalah salah satu cara merawat payudara, pijatan pada payudara dapat dapat memberikan efek yang cepat bagi perawatan payudara itu sendiri, dengan tambahan cream pembesar payudara maka hasil yang didapatkan akan lebih maksimal.

1 Komentar

SAPTANTI:
09/01/2016, 07:12:16 PM
Balas

Usia lebih dari 40th masih bisa kencang lagi ga.walau ga maksimal maksudnya. .??

Tulis komentar